Founder DNA LAW FIRM Berbagi Wawasan Tata Kelola SDM Yayasan dalam Sarasehan Yayasan SIT se-Korda Banyumas

Cilacap, 17 Oktober 2026 — JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Cilacap menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Korda Banyumas pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Founder DNA LAW FIRM, Bapak Dani Setiawan, S.H., C.L.A., sebagai narasumber yang memiliki kompetensi sebagai Advokat, Auditor Hukum, sekaligus praktisi yayasan.

Sarasehan ini diselenggarakan sebagai upaya membekali para pengelola yayasan dan lembaga pendidikan dengan pemahaman yang sistematis serta strategi praktis dalam mengelola sumber daya manusia (SDM). Fokus pembahasan diarahkan pada pentingnya membangun tata kelola SDM yang selaras dengan ketentuan hukum, memperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, serta mendukung visi jangka panjang yayasan.

Dalam lingkungan yayasan pendidikan, pengelolaan SDM merupakan salah satu aspek penting yang menentukan keberlangsungan dan kualitas penyelenggaraan lembaga. Pengelolaan yang baik tidak hanya berkaitan dengan proses rekrutmen, pembagian tugas, dan evaluasi kinerja, tetapi juga mencakup kejelasan hubungan kerja, pemenuhan hak dan kewajiban, serta penerapan kebijakan internal yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Melalui pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Dani Setiawan, S.H., C.L.A., para peserta diharapkan memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai pentingnya tata kelola SDM yang amanah, profesional, dan memiliki landasan hukum yang kuat. Aspek kepatuhan hukum menjadi perhatian penting agar kebijakan yayasan dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan dapat dilaksanakan secara tertib, terukur, dan bertanggung jawab.

Selain kepatuhan hukum, kesejahteraan guru juga menjadi bagian penting dalam membangun lembaga pendidikan yang berkelanjutan. Guru dan tenaga kependidikan merupakan unsur strategis dalam mewujudkan visi pendidikan yayasan. Oleh karena itu, pengelolaan SDM perlu didukung dengan sistem kerja yang jelas, kebijakan yang adil, serta hubungan kerja yang dibangun atas dasar profesionalisme dan tanggung jawab bersama.

Dari perspektif praktisi yayasan, keberlanjutan lembaga pendidikan tidak cukup hanya ditopang oleh visi dan semangat pengabdian. Diperlukan pula sistem tata kelola yang terstruktur, administrasi yang tertib, pembagian kewenangan yang jelas, serta kebijakan SDM yang mampu menjawab kebutuhan lembaga dalam jangka panjang. Dengan demikian, yayasan dapat menjalankan perannya secara lebih terarah sekaligus meminimalkan potensi permasalahan hukum dalam pengelolaan organisasi.

Penyelenggaraan sarasehan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para pengelola Yayasan SIT se-Korda Banyumas untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam aspek pengelolaan SDM. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa profesionalisme pengelolaan yayasan perlu berjalan beriringan dengan nilai amanah, kepatuhan hukum, dan komitmen terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola yayasan semakin siap membangun sistem tata kelola SDM yang tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional saat ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlanjutan lembaga pendidikan di masa mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top